Part 1 : Kenapa Ada Bisnis yang Terus Tumbuh, Sementara Bisnis Lain Jalan di Tempat?

Banyak pemilik bisnis mengira penyebab bisnis sulit berkembang adalah modal yang kurang, kompetitor yang semakin banyak, atau kondisi ekonomi yang sedang tidak baik.

Padahal menariknya, banyak bisnis lain menghadapi tantangan yang sama, tetapi tetap tumbuh.

Mereka berada di pasar yang sama.

Menjual kepada pelanggan yang sama.

Bahkan kadang produknya tidak jauh berbeda.

Namun hasil akhirnya sangat berbeda.

Ada yang terus naik.

Ada yang jalan di tempat.

Ada yang membuka cabang.

Ada yang masih berkutat dengan masalah yang sama selama bertahun-tahun.

Lalu apa sebenarnya yang membedakan mereka?

  1. Bisnis yang Tumbuh Tidak Selalu Dimiliki Orang yang Paling Sibuk

Banyak owner bangga karena bekerja dari pagi sampai malam.

Semua hal ingin dikontrol sendiri.

Semua keputusan harus melewati dirinya.

Semua masalah harus diselesaikan olehnya.

Sekilas terlihat produktif.

Padahal sering kali itu tanda bahwa bisnis terlalu bergantung pada pemiliknya.

Akibatnya bisnis hanya bergerak ketika owner bergerak.

Ketika owner lelah, bisnis ikut melambat.

Ketika owner berhenti, bisnis ikut berhenti.

  1. Produk Bagus Tidak Otomatis Membuat Bisnis Tumbuh

Ini kenyataan yang sering tidak nyaman diterima.

Di luar sana banyak produk biasa yang penjualannya jauh lebih tinggi daripada produk yang sebenarnya lebih baik.

Banyak restoran enak yang sepi.

Banyak jasa berkualitas yang sulit berkembang.

Banyak toko yang produknya bagus tetapi tidak dikenal.

Masalahnya bukan selalu pada kualitas.

Kadang masalahnya karena bisnis tersebut tidak memiliki sistem yang membuat pasar terus memperhatikannya.

  1. Kerja Keras Tidak Sama dengan Pertumbuhan

Banyak bisnis terlihat sibuk.

Telepon terus berbunyi.

Tim terus bekerja.

Owner terus rapat.

Aktivitas sangat padat.

Tetapi ketika dilihat hasil akhirnya, omzet tidak banyak berubah.

Profit tidak bertambah signifikan.

Pelanggan baru tidak bertambah.

Karena aktivitas dan pertumbuhan adalah dua hal yang berbeda.

Bisnis tidak tumbuh karena sibuk.

Bisnis tumbuh karena melakukan aktivitas yang tepat.

  1. Banyak Bisnis Fokus Memadamkan Api, Bukan Membangun Masa Depan

Hari ini ada komplain pelanggan.

Besok ada masalah karyawan.

Lusa ada masalah stok.

Minggu depan ada masalah cashflow.

Akhirnya hampir seluruh energi habis untuk menyelesaikan masalah harian.

Bisnis berjalan dari satu masalah ke masalah berikutnya.

Tanpa sadar, tidak ada waktu untuk membangun sesuatu yang bisa membuat bisnis naik level.

Akibatnya bisnis selalu bertahan, tetapi sulit berkembang.

  1. Bisnis yang Terus Tumbuh Biasanya Memiliki Mesin Pertumbuhan

Inilah bagian yang sering tidak terlihat.

Bisnis yang berkembang bukan hanya memiliki produk.

Mereka memiliki sistem.

Mereka memiliki mesin yang secara konsisten menghasilkan pelanggan, menjaga kualitas operasional, mengembangkan tim, dan membuat bisnis terus bergerak maju.

Karena itulah pertumbuhan mereka terlihat lebih stabil dan lebih mudah diprediksi.

Mereka tidak hanya bekerja di dalam bisnis.

Mereka membangun bisnis.

Masalahnya, sebagian besar owner tidak pernah diajarkan bahwa sebenarnya ada beberapa mesin pertumbuhan utama yang menentukan masa depan sebuah bisnis.

Akibatnya mereka hanya fokus pada satu atau dua bagian, sementara bagian lain yang sama pentingnya justru diabaikan.

Dan ketika satu mesin melemah, seluruh bisnis ikut melambat.

Lalu apa saja mesin pertumbuhan yang menentukan apakah sebuah bisnis akan melesat atau tertinggal?

 

 

Leave a Reply

Kontak Kami

Simple Studio Indonesia

Jl. H. Ipin No.1, RT.2/RW.6, Pd. Labu,
Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12440

Telpon: 0812-8033-0644

Email: simplestudiodigital@gmail.com