Part 3 : Kata Siapa Daya Beli Turun? Mengapa Banyak Bisnis Sebenarnya Tidak Kekurangan Pelanggan

Banyak pemilik bisnis mengatakan hal yang sama ketika ditanya apa tantangan terbesar mereka.

“Sulit cari pelanggan.”

“Pasar lagi sepi.”

“Orang-orang sekarang susah beli.”

Sekilas terdengar masuk akal.

Tetapi ada satu pertanyaan yang menarik untuk dipikirkan.

Jika pelanggan memang tidak ada, mengapa selalu ada bisnis yang tetap tumbuh di industri yang sama?

Mengapa ada kompetitor yang tetap ramai?

Mengapa ada perusahaan yang terus mendapatkan pelanggan baru?

Di sinilah banyak owner mulai menyadari sesuatu.

Masalahnya sering kali bukan karena pelanggan tidak ada.

Masalahnya karena pelanggan tidak melihat mereka.

  1. Pelanggan Tidak Bisa Membeli Bisnis yang Tidak Mereka Ketahui

Coba bayangkan Anda memiliki restoran terenak di kota Anda.

Makanannya luar biasa.

Pelayanannya memuaskan.

Tempatnya nyaman.

Tetapi tidak ada yang tahu restoran tersebut ada.

Apa yang terjadi?

Kemungkinan besar restoran itu tetap sepi.

Bukan karena makanannya tidak enak.

Tetapi karena tidak terlihat.

Hal yang sama terjadi pada banyak bisnis.

Mereka fokus memperbaiki produk.

Tetapi lupa memastikan pasar mengetahui keberadaan mereka.

  1. Di Era Sekarang, Perhatian Adalah Mata Uang Baru

Dulu, lokasi strategis adalah keunggulan.

Hari ini, perhatian adalah keunggulan.

Karena setiap hari pelanggan dibombardir oleh ribuan informasi.

Mereka melihat iklan.

Melihat video.

Melihat konten.

Melihat promosi.

Melihat kompetitor.

Akibatnya, bisnis tidak lagi hanya bersaing soal kualitas.

Mereka bersaing memperebutkan perhatian.

Dan yang mendapatkan perhatian lebih banyak biasanya memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pelanggan.

  1. Banyak Bisnis Tidak Kalah Karena Produknya Jelek

Mereka kalah karena tidak cukup diingat.

Ini fakta yang sering mengejutkan banyak owner.

Ketika seseorang ingin membeli sesuatu, biasanya ada beberapa nama yang langsung muncul di pikirannya.

Nama-nama itulah yang memiliki peluang terbesar untuk dipilih.

Bukan karena selalu yang terbaik.

Tetapi karena paling mudah diingat.

Karena itu dalam bisnis, menjadi dikenal sering kali sama pentingnya dengan menjadi berkualitas.

  1. Pelanggan Jarang Membeli Saat Pertama Kali Melihat

Ini kesalahan yang sering membuat owner frustrasi.

Mereka membuat satu promosi.

Lalu berharap pelanggan langsung membeli.

Padahal kebanyakan orang tidak bekerja seperti itu.

Mereka melihat.

Mengamati.

Membandingkan.

Mencari informasi.

Melihat lagi.

Baru kemudian memutuskan.

Karena itu bisnis yang terus muncul biasanya memiliki peluang lebih besar dibanding bisnis yang hanya muncul sesekali.

  1. Yang Dicari Pelanggan Bukan Hanya Produk, Tetapi Kepercayaan

Semakin mahal harga sebuah produk atau jasa, semakin besar kebutuhan pelanggan terhadap rasa percaya.

Mereka ingin yakin.

Mereka ingin merasa aman.

Mereka ingin melihat bukti.

Mereka ingin mengenal bisnis tersebut terlebih dahulu.

Masalahnya, kepercayaan tidak muncul dalam satu hari.

Kepercayaan dibangun melalui interaksi yang konsisten.

Melalui kehadiran yang terus terlihat.

Melalui pesan yang terus tersampaikan.

Di sinilah banyak bisnis salah memahami marketing.

Mereka menganggap marketing adalah aktivitas menjual.

Padahal sebelum orang membeli, mereka harus melihat.

Sebelum melihat berulang kali, mereka harus mengenal.

Sebelum mengenal, mereka harus menemukan Anda terlebih dahulu.

Artinya, tantangan terbesar banyak bisnis bukanlah kekurangan pelanggan.

Mereka kekurangan perhatian.

Dan di era sekarang, bisnis yang memenangkan perhatian biasanya akan memenangkan pasar.

Lalu bagaimana cara memenangkan perhatian di tengah ribuan informasi yang bersaing setiap hari?

 

Leave a Reply

Kontak Kami

Simple Studio Indonesia

Jl. H. Ipin No.1, RT.2/RW.6, Pd. Labu,
Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12440

Telpon: 0812-8033-0644

Email: simplestudiodigital@gmail.com