Bagi Anda yang membutuhkan jasa Desain Grafis, Silahkan menghubungi kami di :
Telp. 021-27-3333-65 / 021-7097-2283 / 0815-955-4548

Hirarki Dalam Desain

Pernahkan anda membaca sebuah buku, publikasi, poster, brosur atau media desain yang lain, lalu anda menjadi pusing?

Bisa jadi karena desain publikasi tersebut tidak memperhatikan masalah hirarki. Semua informasi ingin disampaikan kepada pembaca. Biasanya hal ini terlihat pada penggunaan font yang besar-besar, bold tapi sayangnya sama besar. Sehingga kita menjadi bingung, mana informasi yang ditonjolkan.

Tantangan Desainer

Tantangan para desainer grafis adalah membuat desain yang dibuatnya menjadi se-komunikatif mungkin. Pembaca harus di ajak melihat pertama kali pada informasi terpenting, lalu yang terpenting kedua, ketiga dan seterusnya. Para desainer harus mempunyai persepsi bahwa para pembaca memiliki keterbatasan dalam perhatian dan tidak punya banyak waktu.

Oleh karena itu, sebelum melangkah pada pembuatan desain, ada baiknya desainer memahami dulu content yang akan dibuatnya. Agar urutan pembacaan desain oleh pembaca menjadi tepat dan sesuai sasaran.

Bukan Sekedar Menarik

Salah satu kesalahan para desainer grafis adalah membuat desainer sebagus mungkin tetapi melupakan masalah komunikasi. Para pembaca dibuat tertarik dengan permainan warna, modifikasi ilustrasi, dll, tetapi mereka sulit menemukan maksud utama dari desain tersebut. Pada akhirnya hal itu membuat ketidakefektifan desain.

Beberapa Sarana untuk Memperkuat Hirarki

  • Warna
    Memainkan warna, misalnya antara judul utama, sub judul, bisa menentukan mana yang utama atau yang sekunder.
  • Jenis Huruf
    Pemilihan font yang berbeda antara hal yang utama dan pendukung bisa mempermudah pembaca menemukan apa yang dicarinya dengan mudah.
  • Besar Huruf
    Ada baiknya kita memilih besar huruf yang berbeda antara beberapa content yang berbeda dalam desain tersebut.
  • Penggunaan Ilustrasi artistik
    Bisa jadi kita menambahkan kotak terarsir dengan warna halus untuk menegaskan sebuah informasi yang harus dilihat pertama kali oleh audience.

Yang Perlu Diperhatikan

Semua sarana di atas harus digunakan secara konsisten, apalagi jika kita harus membuat desain sejenis buku atau katalog produk. Ketidakkonsisten penggunaan sarana hirarki membuat pembaca bingung. Misalnya, jika untuk nama produk digunakan warna biru tua, maka seterusnya harus digunakan warna tersebut.

 
Copyright 2010 Simple Studio Indonesia - creative design house
.: Mangga Dua Square, Lt. 1 Blok BP50 -- Jl. Gunung Sahari Raya No. 1, Jakarta 14420 --Telp. 021-7097-2283 / 021-27-3333-65/ 0815-955-4548